KEBERSAMAAN singkat antara Persib Bandung dan bek kelas dunia, Layvin Kurzawa, resmi berakhir. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa (2/6/2026), mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) tersebut menuliskan kalimat perpisahan menyusul keputusan klub untuk tidak memperpanjang masa baktinya yang habis pada 31 Mei 2026.
Didatangkan pada 25 Januari 2026 setelah sempat menganggur selama enam bulan pasca-membela Boavista di Liga Portugal, Kurzawa sejatinya hanya terikat kontrak jangka pendek selama lima bulan.
Meski perjalanannya di Indonesia terhitung sekejap, angka-angka finansial di balik kedatangannya serta minimnya menit bermain sang bek kini tengah menjadi sorotan hangat.
Selama berseragam Pangeran Biru, kontribusi pemilik 13 caps bersama Timnas Prancis ini terbilang sangat minim akibat kendala fisik. Pada awal kedatangannya, stamina Kurzawa sempat menuai kritik tajam karena ia tampak kepayahan mengimbangi intensitas permainan yang tinggi.
Alhasil, Kurzawa tercatat hanya mencatatkan 9 kali penampilan dengan akumulasi waktu bermain yang sangat singkat, yaitu 165 menit saja. Rinciannya, ia turun sebanyak 7 kali di pentas Super League 2025-2026 dan 2 laga di ajang AFC Champions League (ACL) 2 2025-2026.
Meski menit bermainnya tergolong irit, bayaran yang diterima mantan bek Fulham ini terbilang sangat fantastis untuk ukuran sepak bola Indonesia.
Berdasarkan kabar yang beredar, Persib Bandung menggelontorkan dana total mencapai Rp13 miliar untuk membayar Kurzawa selama lima bulan masa kerjanya. Jika dikalkulasikan, manajemen Maung Bandung harus merogoh kocek sekira Rp2,6 miliar per bulan demi menggaji pemain berusia 33 tahun tersebut.
Walau jarang mendapat kesempatan menjadi starter, Kurzawa sempat memberikan satu momen magis. Ia sukses menyumbang satu assist krusial yang mengawali kemenangan comeback dramatis Persib dengan skor 4-2 atas Bhayangkara FC.
Meski manajemen memilih untuk tidak melanjutkan kerja sama, Kurzawa legawa dan menunjukkan kedewasaannya. Ia mengaku sangat terkesan dengan fanatisme Bobotoh serta kehangatan yang ia rasakan selama tinggal di Indonesia.
"Tentu saja saya ingin melanjutkan perjalanan ini, tetapi terkadang dalam sepak bola ada keputusan yang berada di luar kendali kita. Saya menghormati keputusan klub dan pergi dengan penuh rasa syukur atas semua momen yang telah kita lalui bersama. LOVE YOU BOBOTOH," tulis Kurzawa dalam posting-an di Instagram pribadinya @kurzawa