Igor Tolic Bela Kakang Rudianto yang Banjir Kritik Kelar Persib Bandung vs Dewa United

img-redaksi Cikal Bintang
Selasa 13 Oktober 2026 06:03 WIB
img-thumb
Kakang Rudianto jadi sorotan di laga Persib vs Dewa United. (Foto: Persib.co.id)
A
A
A

PELATIH Persib Bandung, Igor Tolic, memberikan pembelaan kepada Kakang Rudianto yang mendapat kritik dari sejumlah Bobotoh -suporter Persib Bandung- saat menghadapi Dewa United Banten FC. Igor Tolic memahami kritik Bobotoh terhadap Kakang, tetapi tak boleh melewati batas.

Persib Bandung ditahan Dewa United 2-2 di pekan keempat Super League 2026-2027. Laga itu berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat pada Minggu 11 Oktober 2026 malam WIB.

Duel sengit Persib vs Dewa United. (Foto: Instagram/@persib)

Dalam pertandingan itu, Persib Bandung tertinggal lebih dulu lewat gol Egy Maulana Vikri dan Noah Sadaoui. Maung Bandung -julukan Persib Bandung- kemudian mampu membalas via gol Balsa Sekulic dan Marc Klok.

1. Kakang Rudianto Jadi Sorotan

Meski penampilan Kakang Rudianto dinilai kurang memuaskan oleh sebagian suporter, Igor Tolic tetap memberikan kepercayaan kepada bek muda tersebut untuk bermain selama 90 menit. igor Tolic menegaskan dirinya sebagai pelatih bertanggung jawab atas keputusan menurunkan pemain di lapangan. Ia meminta suporter agar kritik lebih diarahkan kepadanya daripada menyasar individu pemain.

"Akan selalu ada yang mengkritik, saya sudah mengatakan jika seseorang harus dikritik, itu seharusnya saya, bukan para pemain, karena saya menempatkan para pemain, saya menempatkan para pemain di lapangan," kata Igor Tolic, Okezone mengutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Selasa (13/10/2026).

Pelatih asal Kroasia itu juga menyoroti padatnya jadwal yang harus dijalani Persib Bandung musim ini. Selain berkompetisi di level domestik, Maung Bandung juga menghadapi AFC Champions League (ACL) Two dan ASEAN Club Championship (ACC) yang menuntut kesiapan fisik serta mental para pemain.

"Jadi, ini bukan masalah lelah atau tidak lelah. Jadwalnya memang seperti ini. Para pemain di ruang ganti, mereka ingin tampil dengan baik. Itu tidak mudah. Anda pergi ke pertandingan Liga Champions, itu adalah level lain. Kamu pergi ke Shopee Cup, itu level lain. Bayangkan setiap tiga hari Anda bermain melawan (tim selevel) Persija atau Dewa United," tutur Igor Tolic.

Igor Tolic menyayangkan kritik yang secara langsung ditujukan kepada Kakang Rudianto. Menurutnya, kritik terhadap pemain secara personal bukan hal yang tepat, sementara evaluasi terhadap taktik, rotasi, dan keputusan pelatih merupakan bagian dari sepakbola.

"Untuk mengkritik Kakang atau siapa pun dalam hal ini, itu tidak normal. Seperti yang saya katakan, mengkritik pelatih, Anda bisa mengatakan taktik, bla bla bla, rotasi, bla bla, itu bukan masalah,” ujar pelatih asal Kroasia tersebut.

2. Siapa pun Bisa Kena Kritik

Mariano Peralta bisa kena kritik. (Foto: Instagram/@persib)

Igor Tolic juga mengingatkan pemain lain bisa menjadi sasaran kritik berikutnya apabila situasi tersebut terus berulang. Ia menyebut nama Marc Klok dan Mariano Peralta sebagai contoh pemain yang berpotensi mengalami hal serupa.

“Tetapi untuk mengkritik Kakang, itu luar biasa, itu luar biasa (Ironis). Tapi itu bukan Kakang saja, seseorang akan menjadi yang berikutnya. Itu bisa jadi Marc, atau itu akan menjadi Peralta, aku melihat semuanya," tegas pelatih berusia 48 tahun tersebut.

Meski membela Kakang, Igor Tolic memahami suporter memiliki hak untuk menyampaikan pendapat setelah membeli tiket pertandingan. Namun, ia berharap dukungan terhadap tim tetap menjadi prioritas karena tekanan verbal yang berlebihan dinilai tidak membantu perkembangan pemain.

"Jadi, kita hanya perlu tetap bersama, dan sebagian besar, 99,9 persen penggemar bersama kita. Siapa yang ingin berteriak sesuatu, biarkan dia berteriak sesuatu. Dia membayar tiketnya, dia bisa mengatakan apa yang dia inginkan. Tapi itu tidak baik untuk Kakang, ya?," pungkasnya.

See original source
link link link link
Berita Terkait